TUGAS KE-1 Membuat Makalah Tekhnologi Informasi


MAKALAH TEKNOLOGI INFORMASI " INTERNET"

Secara harfiah, internet (kependekan dari inter – network) ialah rangkaian komputer yang terhubung satu dengan yang lainnya di seluruh dunia.internet merupakan system komputer umum , yang berhubungan secar global dengan mengguankan TCP/IP sebagai protocol pertukaraan paket (packet switching communication protocol) cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini di namakan internetworking. Untuk lebih jelasnya bisa lihat disini.

Artikel Tanaman Jaguung

  Tanaman Jagung
 
Sejarah Tanaman Jagung Tanaman jagung sudah dikenal sejak lama yaitu pertama kali oleh bangsa Indian Amerika sekitar tahun 1779. Jagung merupakan tanaman yang dapat hidup di daerah yang beriklim  sedang sampai beriklim panas.

Dahulu jagung adalah makanan pokok bagi orang miskin, demikian menurut buku harian Columbus sebagai penemu benua Amerika. 

Ciri-ciri Tanaman Jagung,  klasifikasi tanaman jagung, jenis jenis tanaman jagung, sejarah tanaman jagung, makalah tanaman jagung

Namun, sekarang sudah tersebar dan dikenal diseluruh belahan dunia. Apalagi sekarang miskin banyak jenis makanan yang merupakan  olahan  dari jagung ini, baik dalam keadaan utuh, dipecah ataupun digiling menjadi tepung.

Jagung tidak hanya untuk dikonsumsi manusia tapi juga untuk dikonsumsi manusia tapi juga untuk dikonsumsi trenak sebagai penguat selain hijauan dan macam-macam umbi-umbian. Penguat ini dibutuhkan pada saat ternak bunting, menyusui juga pada saat masa pertumbuhan.

Jagung ada bermacam-macam jenisnya, dan masing-masing memiliki sifat khas tersendiri. Dari sekian banyak jenis jagung, ada jenis jagung yang banyak sekali penggemarnya yaitu jagung manis. 

Jagung manis mula-mula dikenal di Indonesia baru awal tahun 1980 dalam bentuk kalengan yang meruapakn bahan impor dari luar negeri.

Namun sekarang sudah dapat dijumpai dimana-mana dengan mudah, baik dipasar tradisional, ataupun disupermarket. 

Walaupun mula-mula hanya dicoba ditanam dalam lahan yang kecil/sempit dahulu, ternyata berhasil dengan baik, maka sekarang masyarakat Indonesia sudah banyak yang bertanam jagung jenis ini. 

Bahkan Negara kita sekarang sudah termasuk Negara yang mengekspor jagung manis ke berbagai Negara.

Jagung manis enak dimakan dengan cara direbus, dibakar, dijadikan asinan, untuk dibuat bakwan jagung, dan kue basah yang lain. Karena banyaknya jenis olahan ini maka makin banyak kebuthan akan jagung ini, termasuk permintaan dari luar negeri.

Klasifikasi

Klasifikasi atau pengelompokkan  makhluk hidup, khususnya pada dunia tumbuhan paad prinsipnya memiliki tujuan untuk hal-hal sebagai berikut:
1.    Agar kita lebih mudah mengenal salah satu jenis tumbuhan atau beberapa tumbuhan yang lain.
2.    Agar kita lebih mudah mempelajarinya, sebab denagn mengetahui kelompoknya kita dapat mengenal cirri-cirinya.

Sedangkan dasar pengelompokkan atau klasifikasi makhluk hidup adalah:
1.    Adanya persamaan yang dimiliki antara tumbuhan yang satu dengan yang lain, misalnya mereka memiliki persamaan, maka mereka akan dijadikan satu kelompok.
2.    Adanya perbedaan yang dimiliki tumbuhan yang menyebabkan mereka masuk pada kelompok yang berbeda.

 
Tingkat pengelompokkan antara dunia hewan dan dunia tumbuhan ada sedikit perbedaan yang terletak pada nama tingkat pengelompokkan yang tertinggi, yaitu:

1.    Untuk dunia hewan tingkat pengelompokkan yang tertinggi adalah filum.
2.    Untuk dunia tumbuhan tingkat pengelompokkan yang tertinggi adalah Divisio.


Ciri-ciri tanaman jagung yang dapat diamati dari luar adalah:
  • Merupakan jenis tumbuhan yang berbunga sehingga termasuk antophyta.
  • Jagung berkembang dengan biji sehingga disebut spermatophyte.
  • Biji tanaman jagung berkeping satu, sehingga termasuk dalam kelas tumbuhan berkeping satu atau monokotildone.
  • Akar tanaman jagung berbentuk serabut, yang kecil-kecil seperti rambut.
  • Batangnya tidak mengalami pertumbuhan sekunder karena tidak berkambium sehingga tidak dapat tumbuh membesar, hanya tumbuh memanjang.
  • Daunnya berbentuk pita tipis dan panjang.
  • System penulangan pada daunnya adalah lurus atau sejajar seperti halnya tebu,alang-alang.
  • Bunga tanaman jagung kecil dan ringan dengan serbuk sari yang jumlahnya sangat banyak, sehingga penyerbukan yang terjadi sering karean bantuan angin.
  • Jenis jagung ada bermacam-macam, demikian juga dengan manfaat dari jagung juga bermacam-macam.
  • Tanaman jagung cocok tumbuh di daerah panas/tropis.
  • Tanah yang subur dengan banyak unsure organic adalah tempat hidup jagung yang baik.
  • Jagung dapat tumbuh dengan maksimal pada tanah yang derajat keasamannya 5 sampai 8.
  • Biasanya habitat jagung dilahan yang kering, kurang cocok untuk tanah yang terdapat air yang menggenang. Namun juga dapat ditanam disawah yang ada irigasinya serta sawah tadah hujan.
  • Jagung dapat dipanen 3 kali dalam setahun. Umur rata-ratanya untuk setiap kali panen adalah 120 hari.

Keanekaragaman tanaman
Seperti yang telah dikemukakan pada bagian terdahulu, tanaman jagung yang merupakan salah satu jenis tumbuhan monokotil/tumbuhan yang berbiji satu memiliki jenis yang bermacam-macam.

Macam-macam jagung

1.    Jangung komposit lamuru
Adalah varietas jagung yang toleran pada lahan yang kering. Banyak dibudidayakan diGorontalo dan NTB.

2.    Jagung sukmaraga
Adalah varietas jagung yang toleransi terhadap keasaman tanah. Banyak dikembangkan di Sumatra, Kalimantan dna Sulawesi yang banyak daerah rawanya.

3.    Jagung hibrida
Varietas jagung ini adalah hasil perkawinan silang, antara lain semar-10 dan Bima-1 yang diproduksi oleh swasta nasional di Blitar Jawa timur.

4.    Jagung bisi
Jagung bisi adalah salah satu varietas jagung yang diproduksi oleh perusahaan multinasional yang memiliki kelebihan dalam hasil produksinya.

5.    Jagung pioneer
Varietas jagung ini banyak  dibudidayakan karena punya kelebihan dalam hasil produksi.

6.    Jagung srikandi putih
Jensi jagung yang sudah disyahkan badan Litbang Pertanian, karena sudah mengalami penambahan asam amino sehingga lebih lengkap, yaitu asam amino lisin dan triptofan.

7.    Jagung manis
Sering disebut sweet corn, jenis jagung  ini rasanya ,manis, namun cepat mengalami perubahan kuaitas tertama pada masa pasca panen.

Sebenarnya amsih banyak lagi jenis jagung yang meruapakan hasil pembastaran/ perkawinan silang. Jagung jenis ini merupakan hasil penemuan untuk penyempurnaan jensi jagung yang dirasakan masih memiliki beberapa kekurangan.

Jenis-jenis jagung tersebut antara lain : jagung recol, jagung tipe genjah/yang berumur pendek, jagung arjuna. Jagung bisi 2, srikandi kuning, NK, Semar, komposit local, harapan, DMR, penjalinan, Kretek, metro, pandu, kumia putih dan masih banyak lagi jensi jagung yang baru yang merupakan pengembangan teknologi.

Artikel Tanaman Jagung

Tanaman Jagung

Jagung adalah tanaman berkeping tunggal atau monokotil, akar jagung berupa akar serabut yang dapat mencapai kedalaman 8 m tapi rata rata pada kisaran 2 m. Pada jagung  dewasa muncul akar adventif dari buku-buku batang bagian bawah yang membantu menyangga tegaknya tanaman. Batang jagung tegak dan mudah terlihat, sebagaimana sorgum dan tebu, namun tidak seperti padi atau gandum. Batang jagung beruas-ruas. Setiap Ruasnya terbungkus pelepah daun.

Daun jagung adalah daun sempurna. Berbentuk memanjang, antara pelepah dan helai daun terdapat ligula. Tulang daunnya sejajar dengan ibu tulang daun. Permukaan daun kadang berambut tapi kadang juga licin. Stomata jagung pada daunnya berbentuk halter dan setiap stoma dikelilingi sel-sel epidermis berbentuk kipas, yang khas dimiliki familia Poaceae.

Bunga jantan dan bunga betina pada jagung terpisah (diklin) dalam satu tanaman (monoecious). Tiap kuntum bunga jagung memiliki struktur khas bunga dari suku Poaceae, yang disebut floret. Setiap 2 floret dibatasi oleh glumae. Bunga jantan tumbuh di bagian puncak tanaman, berupa karangan bunga (inflorescence). Serbuk sari berwarna kuning dan beraroma khas. Bunga betina tersusun dalam tongkol. Tongkol tumbuh dari buku, di antara batang dan pelepah daun. Bunga jantan jagung siap untuk penyerbukan 2-5 hari lebih awal dari bunga betinanya (protandri).

Buah jagung, Umumnya setiap satu tanaman jagung hanya dapat menghasilkan satu tongkol  jagung tetapi pada varietas unggul dapat menghasilkan lebih dari satu tongkol produktif, yang disebut varietas prolifik.

Artikel Pengolahan Tanaman Jagung

PENGOLAHAN TANAMAN JAGUNG
 
Peningkatan ketahanan pangan bertujuan mengembangkan sistem ketahanan pangan mulai dari tingkat masyarakat  sampai dengan tingkat nasional.Peningkatan ketahanan pangan panganperlu didukung dengan pemanfaatan sumber  karbohidrat selain beras. Sekaligus dalam memenuhi kebutuhan protein, vitamindan mineral bagi penduduk. Jagung memiliki potensi besar sebagai komoditas  unggulan  bahan pangan dan penganekaragaman (diversifikasi) menu makanan bagi penduduk. Disamping itu jagung juga  dibutuhkan  sebagai bahan baku berbagai industri seperti industri makanan dan industri makanan ternak. Makalah ini memaparkan  berbagai masalah tentang aneka pangan jagung antara lain : Pengenalan bahan baku jagung dan prospek dalam pengembangan Pangan  jangung. Sehingga Jagung layak dijadikan  komoditas unggulan agrobisnis  dan pengembangan agroindustri pangan. Selain mempunyai  potensi multiguna jagung juga  penghasil  bahan pangan, pakan ternak dan bahan baku  berbagai Industri . Pengenalan dan pemahaman prospek pengembanganjagung  skala komersial sangat penting dalam upaya menerapkan tekhnologi produksi dan  menjadi nilai tambah  untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani serta Industri Kecil dan Mennengah  ( IKM) dan Usaha Kecil dan Menengah ( UKM ).

Dengan adanya diversifikasi pangan jagung ini yang merupakan salah satu usaha dalam melestarikan budaya pangan yang ada di Indonesia  sejak dulu sehingga persediaan bahan pangan pokok  dan makanan ringan bagi masyarakat tidak selalu tergantung pada beras, apalagi akhir-akhir ini sedang digalakkan makanan non beras, yang merupakan peningkatan pangan melalui partisipasi masyarakat dalam kegiatan produksi  pengolahan dan distribusi pangan atau bahan baku pangan. Meningkatkan nilai tambah dan daya siman hasil pertanian lokal, serta mengurangi potensi gejolak sosial melalui peluang lapangan kerja bagi ekonomi  masyarakat diperdesaan yang bertumpu pada kegiatan agrobisnis terpadu  serta meningkatkan status gizi bagi masyarakat.

Penganekaragaman jagung sangat penting untuk dikembangkan dan ditingkatkan dalam rangka ketahanan pangan. Sebagai upaya pengembangan produksi pokok menjadi beberapa produk baru, seperti  memanfaatkan karbohidrat selain beras,lauk pauk sehingga konsumsi beras dapat dikurangi,dan memperbanyak jenis makanan kecil  yang dibuat dari bahan yang murah namun nilai gizinya tinggi.Konsumsi jagung di pedesaan umumnya cenderuang menurun dan berangsur-angsur ditinggalkaan dan beralih keberas, akibatnya peningkatan pendapatan masyarakat dan kurangnya informasi tentang berbagai jenis aneka pengolahan jagung. dan sebaliknya masyarkat diperkotaan terutama diversivikasi cenderung meningkat serta adanya permintaan masyarakat kelas menengah dan kelas atas  menunjukkan prospek industri pangan yang berasal dari jagung cukup baik. Pengolahan aneka bentuk  jagung dimanfaatkan sebagai makanan pokok,lauk pauk, sayur mayur serta makanan kecil ( snack. Dalam bentuk setengah jadi dapat berbantuk pati, tepung jagung, tepung jagung komposit, serta kue –kue basah dan lain-lain.

Proses pengolahan  aneka jagung  dapat dibuat  atau dikerjakan di perkotaan maupun dipedesaan dan alatnyapun cukup sederhana. Sehingga dapat mendorong agroindustri jagung, meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan petani. Pengolahan aneka makan kecil bertujuan untuk mengurangi makanan pokok dan meningkatkan nilai tambah  bahan pangan. serta harga yang lebih tinggi daripada bahan utama sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan produsen.

Jagung yang merupakan makanan non beras  mudah diterima oleh masyarakat jika telah memenuhi syarat dan disukai oleh konsumen ( masyarakat  luas).Selain harganya murah cara pembuatannya mudah sehingga jagung mempunyai potensi yng cukup potensial untuk dikembangkan terutama di daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang sekarang ini sedang hangat-hangatnya di sosialisasikan tentang penganekaragaman pangan non beras, sehingga baik dari pihak pemerintah swasta, BUMN dari se Kabupaten /Kota hingga diperdesaan sudah mulai dilaksanakan, hanya saja sekarang yang menjadi permasalahannya adalah pemasaran yang masih belum relatif stabil dan  bahan bakuyang perlu ditingkatkan.

Sebelum kita melakukan usaha Industri Jagung baik simpannya maupun cara pengolahannya untuk pangan terlebih dahulu kita mempelajari jenis –jenis jagung yang akan kita jadikaan bahan baku terutama Industri pangan produksi kita tidak sia-sia dan usaha yang kita tekuni bisa berjalan langgeng dan berkesinambungan. Bentuk asli tanaman jagung yang ada didiunia ada 7 jenis dan dapat dibedakan sbb :

1.     Jagung Gigi Kuda ( Dent Corn)

Banyak terdapat di Amerika Serikat dan Meksiko Utara, kemudian di Eropa. sebagian besar  dijadikan makanan ternak. Di Indonesia  jenis jagung ini jarang ditanam karena tidak tahan tarhadap hama bubuk dan cocok untuk dibuat tepung jagung

Ciri khas biji jagung kuda adlah adanya lekukan dibagian tengah atau atau bagian atas biji , batangnya tingi dan panjang  tumbuhnya tegap dan umurnya lama Setiap batang tumbuhnya 1-2 tongkol. Biji-bijian tanaman jagung kuda berukuran besar yang terbagi dalam beberapa baris, dan berwarna kuning , putih atau kadang-kadang berwarna lain ,beratnya per 1000 biji antara 300-500 gr. Cara penyimpanannya ditaruh ditempat yang teduh dan strategis dimasukan kegudang, disortir dengan memisahkan rambut, jagung, tongkol dan disortir ukuran  yang seragam , kemudian dikemas dalam wadah  dan disimpan didalam wadah yang dingin.

2.     Jagung Mutiara  ( Flint Corn)

Jagung ini banyak terdapat di dunia trutama di Amerika Serikat Argentina .   sebagia digunakan untuk keperluan pakanternak . Kalau di Indonsia dimanfaatkan untuk konsumsi manusia dan ternak. Tanaman jagung mutiara dapat beradaptasi baik didaerah tropis  dan subtropis.

Umur tanaman jagung ini agak lama demikian juga jumalah dan tumbuhan janggel (tongkol bermacam-macam. beratnya per 1000 biji antara 100-700 gr. dan bentuknya agak bulat dan ukurannya lebih kecil dari pada biji jagung model gigi kuda , warnanya bervariasi , putih,kuning.dan juga agak merah. Permukaan biji cerah dan bersinar  dan agak keras ( horny starch) kandungan zat tepung relatif sedikit dan terletak  dibagian dalam (tengah)

Biji jagung mutiara tidak berkerut saat mengering sehingga lebih tahan terhadap serangan hama gudang dan gangguan gudang dan gangguan dari luar, seperti keadaan hujan tidak teratur, sedangkan  biji jagung gigi kuda berkerut (perbedaannnya).

Cara penyimpanannya ditaruh ditempat yang teduh dan strategis dimasukan kegudang, disortir dengan memisahkan rambut, jagung, tongkol dan disortir ukuran  yang seragam , kemudian dikemas dalam wadah  dan disimpan didalam wadah yang suhu yang stabil tidak terlalu dingin.

3.     Jagung Manis ( Sweet Corn)

Jagung manis ( Z .m. saccharata )  diusahakan secara besar besaran di AmerikaSerikat dan Meksiko.  Produksi jagung manis digunakan bahan pembuatan sirup, karena mengandung zat gula yang sangat tinggi. sedangkan di Indonesia jagung manis baru mulai ditanam kurang lebih sekitar tahun 2000  dan dalam beberapa tahun terakhir ini jagung manis menjad mata dagangan ekspor ke pasar dunia.

Ciri khas jagung manis adalah biji-biji yang masih muda bercahaya dan berwarna jernih, biji yang telah masak dn kering berkeriput ( mengerut. untuk membedakan dapat dilihat dari rambut tongkol berwarna putih .jika rambutnyaberwarna merah berarti jaung biasa. Apabila ada yang berminat menanam jagung manis ini terlebih kita melihat umur tanam yang berkisar antara 60-70 hari, namun didataran tinggi mencapai 80 hari.

Jagung manis apabila ditanam satu tempat dengan jagung biasa maka akan berubah rasa manis, karena jagung ini tidak bisa mempertahankan sifat terhadap penyerbukan silang ,sebaiknyamenanam jagung manis dan jagung biasa agak berjauhan  (minimal 100 meter) atau pada batas petakan ditanam tanaman pelindung sebagai pembatas.

Cara penyimpanannya ditaruh ditempat yang teduh dan strategis dimasukan kegudang, disortir dengan memisahkan rambut, jagung, tongkol dan disortir ukuran  yang seragam , kemudian dikemas dalam wadah  dan disimpan didalam wadah yang teduh dan dingin.

4.     Jagung Brondong( Pop Corn)

Jagung Berondong (Z.M everta) diusahakan secara besar-besaran di Amerika terutama Iowa, Nebrazka dan Meksiko. Ciri-cinya  bijinya kecil-kecil seperti terdapat di Mall –Mall atau pertokoan hampir seluruh bentuk   (endosperm) merupakan bagian yang keras, serta jika dipanaskan  dapat mengembang 10-30 kali dri volume semula. Biji jagung berondong ini berwarnaa putih atau kekuning –kuningan dengan bentuk yang agak meruncing dan tongkolnya berukuran kecil . bila ditimbang bijinya yang 1000 biji maka beratnya mencapai antara 80 sampai 130 gr.jenis jagung ini ada dua tipe satu diberi nama rice pop corn bedanya bijijnya agak pipih dan meruncing, sedangkan yang satu lagi diberi nama pear pop corn bentuk bijinya bulat dan kompak.Jagung ini cocok untuk snack. Cara penyimpanannya ditaruh ditempat yang teduh dan strategis dimasukan kegudang, disortir dengan memisahkan rambut, jagung, tongkol dan disortir ukuran  yang seragam , kemudian dikemas dalam wadah  dan disimpan didalam wadah yang dingin.

5.     Jagung Pod (Pod Corn)

Jenis Jagung Pod (Z.m.Tunicata) merupakan bentuk primitif yang dijumpai pertama kali  di Amerika Selatan, terutama di Uruguay dan Paraguay.Di Indonesia tidak ada yang mengusahakan karena jagung ini kurang menguntungkan cirirkhas nya biji dan tongkolnya banyak diselubungi oleh kelobot bijiny seolah-olah tidak kelihatan. Cara penyimpanannya ditaruh ditempat yang teduh dan strategis dimasukan kegudang, disortir dengan memisahkan rambut, jagung, tongkol dan disortir ukuran  yang seragam, kemudian dikemas dalam wadah  dan disimpan didalam wadah yang dingin

6.     Jagung Ketan ( Waxy Corn)

Jagung ketan (Z.m Ceratina)biasa disebut jagung pulen karena kadar amilopektinnya tinggi. dan cirinya lengket apabila dimasak bijinya kecil berwarna jernih dan mengkilap seperti lilin dan dan zat patinya seperti tepung tapioka dan memiliki ekonomis tinggi sebab dapat mengganti tepung 9tapioka dan bahan pengganti sagu serta dapat dijadikan bahn pakan ternak.Asalmula jagung ini adalh dari Asia . Cara penyimpanannya ditaruh ditempat yang teduh dan strategis dimasukan kegudang, disortir dengan memisahkan rambut, jagung, tongkol dan disortir ukuran yang seragam, kemudian dikemas dalam wadah  dan disimpan didalam wadah yang dingin.

7.     Jagung Tepung ( Flour Corn)

Jenis Jagung Tepung Flour Corn atau (Z.m amilacea) dikembang kan di Amerika Selatan  bagian Peru, Bolivia dan Colombia serta Colombia serta di Afrika.ciri-ciri jagung tepung adalah hampir seluruh bijinya berisi pati yang berupa tepung dan lunak, serta apabila terkena panas akan mudah pecah  panjang  tongkolnya berkisar 25- 30 cm dan barisan bijinya berkisar 8- 12 baris. jagung jenis ini cocok untuk membuat tepung maezena. Cara penyimpanannya ditaruh ditempat yang teduh dan strategis dimasukan kegudang namun sebelumnya dijemur  dibawah sinar matahari selama 7 hari atau lebih hingga kadar air mencapai 18 % .Jagung disortir dengan memisahkan rabut,jagung, tongkol dan disortir ukuran  yang seragam , kemudian dikemas dalam wadah  dan disimpan didalam wadah yang dingin. Apabila jagung kering yang mau   dipipil dengan menggunakan alat pemipil  maka dikeringkan kembali sampai kadar airnya 12 % kemudian disimpan digudang  yang sejuk dan kering serta berpentilasi baik.

Penganekaragaman pangan dapat dilakukan dengan berbagai pola yaitu:

1.     Beranekaragaman makanan pokok bertujuan untuk memanfaatkan sumber karbohidrat selain beras seperti ubi kayu, ubi jalar, jagung,dan lain-lain/

2.     Sebagai lauk pauk bertujuan untuk meningkat jenis konsumsi sehingga konsumsi beras dapat dikurangi

3.     Dapat sebagai makanan kecil yang dibuat dari buat dari bahan murah dan mempunyai gizi  yang lebih baik.



PROSES PENGOLAHAN PANGAN JAGUNG

MARNING JAGUNG

Bahan :

Jagung                                                  2 kg

Garam                                                   secukupnya

Vetsin                                                     secukupnya

Backing  powder                                  1 sdt

Royco                                                    2 bks

Bawang putih                                       10(sepuluh )siung

Air                                                           30 liter

Kapur   sirih                                          500 gr



Peralatan yang diperlukan :

Kompor, timbangan, pisau, panci, dandang, baskom, sutil  kayu, tampi,Wajan/penggorengan, gunting, bakulKelabang/ alat jemur,  plastik untuk mengemas dll.

Cara pembuatan :

1. Jagung  + kapur sirih direbus sampai mendidih kurang lebih 4 jam

2. Cuci sampai bersih hingga kulit ari lepas dan bersih

3. Rebus lagi hingga mekar

4. Turunkan kemudian diaduk dalam panci +  Royco dan bumbu-bumbu lainnya diamkan sampai meresap kurang lebih 15 menit

5. Jemur dengan tampi / diatas para-para kurang lebih 2 (dua) hari  sampai kering jika mataharinya bagus.

6. Digoreng dengan minyak goreng yang sedang jangan terlalu  panas (sebaiknya memakai kayu api hasilnya lebih maksimal)

7. Angkat dan tiriskan.

8. Dikemas sesuai selera /jangkuan pasar konsumen dan bisa juga digoreng dijual yang matang, dengan plastik ukuran 0,08 mm khusus untuk makanan

Artikel Budidaya Tanaman Jagung

BUDIDAYA TANAMAN JAGUNG
 
 
I. PENDAHULUAN

Produksi palawija khususnya jagung,menunjukkan peningkatan peningkatan dari tahun ke tahun. Pertambahan jumlah penduduk dan program perbaikan gizi masyarakat melalui deversifikasi pola makanan, mendorong permintaan jagung. Selain komoditi jagung sebagai bahan baku industri dalam negeri semakin meningkat dengan banyaknya industri makanan ternak, industri minyak jagung dan produk ethanol, dimana varietas jagung hibrida mempunyai kelebihan dari jagung komposit yaitu produksinya 25-30% lebih tinggi, tahan rebah,penyakit dan kekeringan serta berumur pendek.

Selain itu tanaman jagung banyak sekali gunanya,sebab hampir seluruh bagian tanaman dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan antara lain batang dan daun muda untuk pakan ternak, batang dan daun tua setelah panen untuk pupuk hijau dan kompos, batang dan daun kering untuk kayu bakar, batang jagung untuk lanjar(turus), batang jagung untuk pulp (bahan kertas), buah jagung muda untuk sayuran,bergedel, bakwan,sambal goreng, biji jagung tua sebagai pengganti nasi,marning, brondong, roti jagung, tepung, bihun,bahan campuran kopi bubuk, biskuit,pakan ternak, bahan baku industri bir, industri farmasi, dextrin, perekat, industri tekstil.

II. SYARAT PERTUMBUHAN

1. IKLIM

1. Iklim yang kehendaki oleh sebagian besar tanaman adalah daerah-daerah beriklim sedang hingga daerah beriklim sub-tropis/tropis yang basah, jagung dapat tumbuh didaerah yang terletak antara 0-5 derajat LU hingga 0-40 derajat LS.

2. Pada lahan yang tidak beririgasi, pertumbuhan tanaman memerlukan curah hujan ideal sekitar 85-200 mm/bulan dan harus merata. Pada fase pembungaan dan pengisian biji tanaman jagung perlu mendapatkan cukup air. Sebaiknya jagung ditanam diawal musim hujan, dan menjelang musimkemarau.

3. Pertumbuhan tanaman jagung sangat membutuhkan sinar matahari. Tanaman jagung yang ternaungi, pertumbuhannya akan terhambat/merana dan memberikan biji yang kurang baik bahkan tidak dapat membentuk buah.

4. Suhu yang dikehendaki tanaman jagung antara 21-34 derajat C, akan tetapi bagi pertumbuhan tanaman yang ideal memerlukan suhu optimum antara 23-27 dserajat C. Pada proses perkecambahan benih jagung memerlukan suhu yang cocok sekitar 30 derajat C.

5. Saat panen jagung yang jatuh pada musim kemarau akan lebih baik dari pada musim hujan, karena berpengaruh terhadap waktu pemasakan biji dan pengeringan hasil.

2. MEDIA TANAM

1. Jagung tidak memerlukan persyaratan tanah yang khusus. Agar supaya dapat tumbuh optimum tanah harus gembur, subur dan kaya humus.

2. Jenis tanah yang dapat ditanami jagung antara lain andosol, latosol, grumosol, tanah berpasir. Pada tanah-tanah dengan tekstur berat masih dapat ditanami jagung dengan hasil yang baik dengan pengolahan tanah secara baik. Sedangkan untuk tanah dengan tekstur lempung/liat berdebu adalah yang terbaik untuk pertumbuhan.

3. Keasaman tanah erat hubungannya dengan ketersediaan unsur-unsur hara tanaman. Keasaman tanah yang baik bagi pertumbuhan tanaman jagung adalah antara 5,6-7,5.

4. Tanaman jagung membutuhkan tanah dengan aerasi dan ketersediaan air dalam kondisi baik.

5. Tanah dengan kemiringan kurang dari 8% dapat ditanami jagung, karena disana kemungkinan terjadi erosi tanah sangat kecil. Sedangkan daerah dengan tingkat kemiringan lebih dari 8%, sebaiknya dilakukan pembentukan teras terlebih dahulu.

3. KETINGGIAN TEMPAT

Jagung dapat ditanam di Indonesia dari dataran rendah sampai di daerah pegunungan yang memiliki ketinggian antara 1000-1800 m dpl. Daerah dengan ketinggian optimum antara 0-600 m dpl merupakan ketinggian yang baik bagi pertumbuhan tanaman jagung.

II. TEKNIK BERCOCOK TANAM

1. PERSIAPAN

Tanaman jagung memerlukan aerasi dan drainase yang baik sehingga perlu penggemburan tanah. Pada umumnya persiapan lahan untuk tanaman jagung dilakukan dengan cara dibajak sedalam 15-20 cm, diikuti dengan penggaruan tanah sampai rata.

Ketika mempersiapkan lahan, sebaiknya tanah jangan terlampau basah tetapi cukup lembab sehingga mudah dikerjakan dan tidak lengket. Untuk jenis tanah berat dengan kelebihan, perlu dibuatkan saluran drainase.

2. PENANAMAN

Pada saat penanaman tanah harus cukup lembab tetapi tidak becek. Jarak tanaman harus diusahakan teratur agar ruang tumbuh tanaman seragam dan pemeliharaan tanaman mudah. Beberapa varietas mempunyai populasi optimum yang berbeda. Populasi optimum dari beberapa varietas yang telah beredar dipasaran sekitar 50.000 tanaman/ha Jagung dapat ditanam dengan menggunakan jarak tanam 100 cm x 40 cm dengan dua tanaman perlubang atau 100 cm x 20 cm dengan satu tanaman perlubang atau 75 cm x 25 cm dengan satu tanaman perlubang. Lubang dibuat sedalam 3-5 cm menggunkan tugal, setiap lubang diisi 2-3 biji jagung kemudian lubang ditutup dengan tanah.

3. PEMUPUKAN

    Dari semua unsur hara yang diperlukan tanaman yang paling banyak diserap tanaman adalah unsur Nitrogen (N), fosfor (P) dan kalium (K).
    Nitrogen dibutuhkan tanaman jagung selama masa pertumbuhan sampai pematangan biji. Tanaman ini menghendaki tersedianya nitrogen secara terus menerus pada semua stadia pertumbuhan sampai pembentukan biji. Kekurangan nitrogen dalam tanaman walaupun pada stadia permulaan akan menurunkan hasil.
    Tanaman jagung membutuhkan pasokan unsur P sampai stadia lanjut, khususnya saat tanaman masih muda. Gejala kekurangan fosfat akan terlihat sebelum tanaman setinggi lutut.
    Sejumlah besar kalium diambil tanaman sejak tanaman setinggi lutut sampai selesai pembungaan.

4. PEMELIHARAAN

Tindakan pemeliharaan yang dilakukan antara lain penyulaman, penjarangan, penyiangan, pembubuan dan pemangkasan daun. Penyulaman dapat dilakukan dengan penyulaman bibit sekitar 1 minggu. Penjarangan tanaman dilakukan 2-3 minggu setelah tanam. Tanaman yang sehat dan tegap terus di pelihara sehingga diperoleh populasi tanaman yang diinginkan.

Penurunan hasil yang disebabkan oleh persaingan gulma sangat beragam sesuai dengan jenis tanaman, jenis lahan, populasi dan jenis gulma serta faktor budidaya lainnya. Periode kritis persaingan tanaman dan gulma terjadi sejak tanam sampai seperempat atau sepertiga dari daur hidup tanaman tersebut.

Agar tidak merugi, lahan jagung harus bebas dari gulma. Penyiangan dilakukan pada umur 15 hari setelah tanam dan harus dijaga jangan sampai menganggu atau merusak akar tanaman. Penyiangan kedua dilakukan sekaligus dengan pembubuan pada waktu pemupukan kedua. Pembubuan selain untuk memperkokoh batang juga untuk memperbaiki drainase dan mempermudah pengairan.

Tindakan pemeliharaan lainnya yaitu pemangkasan daun.Daun jagung segar dapat digunakan sebagai makanan ternak. Dari hasil penelitian pemangkasan seluruh daun pada fase kemasakan tidak menurunkan hasil secara nyata karena pada fase itu biji telah terisi penuh.

5. PENGAIRAN

Air sangat diperlukan pada saat penanaman, pembungaan (45-55 hari sesudah tanam) dan pengisian biji (60-80 hari setelah tanam). Pada masa pertumbuhan kebutuhan airnya tidak begitu tinggi dibandingkan dengan waktu berbunga yang membutuhkan air terbanyak. Pada masa berbunga ini waktu hujan pendek diselingi dengan matahari jauh lebih baik dari pada huja terus menerus.

Pengairan sangat penting untuk mencegah tanaman jagung agar tidak layu. Pengairan yang terlambat mengakibatkan daun layu. Daerah dengan curah hujan yang tinggi, pengairan melalui air hujan dapat mencukupi. Pengairan juga dapat dilakukan dengan mengalirkan air melalui parit diantara barisan jagung atau menggunakan pompa air bila kesulitan air.

6. PENYAKIT DAN HAMA

Tanaman jagung terdiri atas akar, batang, daun, bunga dan biji. Beberapa jenis hama dan penyakit tanaman jagung yang sering merusak dan menggangu pertumbuhan jagung dan mempengaruhi produktivitas antara lain : 
Hama tanaman jagung, macam-macamnya : hama lundi, lalat bibit, ulat tanah, ulat daun, penggerek batang, ulat tentara, ulat tongkol. 
Penyakit tanaman jagung, macam-macamnya : bulai, cendawan, bercak ungu, karat.

Sebelum terjadinya serangan hama dan penyakit pada tanaman jagung tersebut maka dapat dilaksanakan langkah-langkah pencegahan dengan cara:

    Penggunaan varietas bibit yang resisten
    Penggunaan teknik-teknik agronomi
    Penggunaan desinfektan pada benih yang akan ditanam
    Pemeliharaan dan pemanfaatan musuh-musuh alami

7. PANEN

Waktu panen jagung di pengaruhi oleh jenis varietas yang ditanam, ketinggian lahan, cuaca dan derajat masak. Umur panen jagung umumnya sudah cukup masak dan siap dipanen pada umur 7 minggu setelah berbunga.

Pemanenan dilakukan apabila jagung cukup tua yaitu bila kulit jagung sudah kuning. Pemeriksaan dikebun dapat dilakukan dengan menekankan kuku ibu jari pada bijinya, bila tidak membekas jagung dapat segera dipanen.

Jagung yang dipanen prematur butirannya keriput dan setelah dikeringkan akan menghasilkan butir pecah atau butirnya rusak setelah proses pemipilan. Apabila dipanen lewat waktunya juga akan banyak butiran jagung yang rusak. Pemanenan sebaiknya dilakukan saat tidak turun hujan sehingga pengeringan dapat segera dilakukan. Umumya jagung dipanen dalam keadaan tongkol berkelobot (berkulit).

8. PASCA PANEN

Penanganan pasca panen bisa dengan cara pengeringan, pada umumnya dilakukan dengan menghamparkan jagung dibawah terik matahari menggunakan alas tikar atau terpal. Pada waktu cerah penjemuran dapat dilakukan selama 3-4 hari. Dapat juga menggunakan mesin grain dryer. Kemudian jagung dipipil, agar segera dijemur kembali sampai kering konstan (kadar air kurang lebih 12%) agar dapat disimpan lama, biasanya memerlukan waktu penjemuran 60 jam sinar matahari.

Pengolahan jagung ada 2 macam yaitu :

1. Pengolahan basah (wet process), adalah pengolahan jagung yang dilakukan dengan merendam jagung terlebih dahulu di dalam air sehingga menghancurkannya lebih mudah, dan setelah itu dikeringkan.

2. Pengolahan kering (dry process), adalah pengolahan secara kering tanpa perendaman, biasanya menghancurkannya lebih sukar dibandingkan dengan cara basah.

Penanganan pasca panen jagung adalah semua kegiatan yang dilakukan sejak jagung dipanen sampai dipasarkan kepada konsumen, kegiatannya meliputi : pemanenan,pengangkutan, pengeringan, penundaan, perontokan dan penyimpanan. Kegiatan penanganan pasca panen pada umumnya dilakukan oleh petani, kelompok tani, koperasi dan para pedagang pengumpul serta didukung oleh berbagai lembaga dalam masyarakat dalam satu kesatuan, maka disebut dengan istilah Sistem Penanganan Pasca

Cara penanganan panen dan pasca panen yang kurang baik akan memberikan dampak yang buruk terhadap mutu jagung, apabila mutu jagung menurun, maka harga jual menurun dan pendapatan petani menjadi lebih rendah. Faktor-faktor lain yang ikut mempengaruhi baik buruknya mutu jagung adalah adanya jamur dan cendawan yang ditandai dengan warna kehitam-hitaman, kehijau-hijauan atau putih pada buah jagung. Salah satu diantara jamur tersebut adalah Aspergilis sp yang menghasilkan racun aslatoksin dan berbahaya bagi manusia maupun ternak lainnya, jamur tersebut dapat dimatikan dengan pemanasan tetapi racunnya tidak dapat ditangkal dengan pemanasan.

Artikel Tentang Jagung Manis

Jagung Manis


     Jagung manisJagung manis atau juga dalam istilah lain sweet corn ini mengandung kadar gula yang relatif tinggi, kerana itu biasanya dipungut muda untuk dibakar atau direbus. Ciri dari jenis ini adalah bila masak bijinya menjadi keriput. Berikut ini adalah artikel jagung manis yang berhasil di kumpulkan

1. Manfaat
     Sebagai bahan makanan, makanan ternak, bahan baku pengisi obat dan lainnya

2. Syarat Tumbuh Jagung Manis
   Jagung ini kebanyakan ditanam di dataran rendah baik, sawah tadah hujan maupun sawah irigasi. Sebahagian terdapat juga di daerah pergunungan pada ketinggian 1000- 1800 m di atas permukaan laut.

a. Tanah
    Tanah yang dikehendaki adalah gembur dan subur, kerana tanaman jagung memerlukan aerasi dan pengairan yang baik. Jagung dapat tumbuh baik pada berbagai macam tanah. Tanah lempung berdebu adalah yang paling baik bagi pertumbuhannya. Tanah-tanah berat masih dapat ditanami jagung dengan pengerjaan tanah lebih sering selama pertumbuhannya, sehingga aerasi dalam tanah berlangsung dengan baik.

   Air tanah yang berlebihan dibuang melalui saluran pengairan yang dibuat diantara barisan jagung. Kemasaman tanah (pH) yang terbaik untuk jagung adalah sekittir 5,5 – 7,0. Tanah dengan kemiringan tidak lebih dari 8% masih dapat ditanami jagung dengan arah barisan tegak lurus terhadap miringnya tanah, dengan maksud untuk mencegah keganasan erosi yang terjadi pada waktu turun hujan besar,

b. Iklim
    Faktor-faktor iklim yang terpenting adalah jumlah dan pembagian dari sinar matahari dan curah hujan, temperatur, kelembaban dan angin. Tempat penanaman jagung harus mendapatkan sinar matahari cukup dan jangan terlindung oleh pohon-Pohonan atau bangunan. Bila tidak terdapat penyinaran dari matahari, hasilnya akan berkurang. Temperatur optimum untuk pertumbuhan jagung adalah antara 23 – 27 C.

3. Cara menanam
      Benih Benih diambil hanya dari tanaman dan tongkol yang baik dan sehat saja.
Pilihlah tongkol-tongkol yang besar, barisan biji lurus dan penuh, tertutup rapat – oleh kelobotnya, dan cukup tua.

   Dari tongkol.-tongkol terpilih, pisahkanlah biji-biji kecil yang terdapat pada bagian pangkal dan ujung dari tongkol. Hanya biji yang rata besarnya dan sehat saja diambil sebagai benih.

   Bila jumlah tongkol terpilih sangat terbatas, dapat juga digunakan semua biji yang terdapat pada tongkol tersebut. Benih harus cukup sehat dan kering, bertenaga tumbuh lebih dari 90%, murni dan bebas dari kotoran.

    Pada dewasa ini terdapat benih-benih varitas unggul yang cocok untuk dataran rendah dengan umur dipanen (110 hari), seperti, Harapan, Metro, Bogor Composite-2 dan yang berumur ,genjah adalah: Penjalinan, Genjah, Kretek, Genjah Kertas, Bogor Comopsit-10, dll dan untuk.dataran tinggi adalah: Bastar Kuning, Bima, Pandu Kimia Putih” Rocol dan lain-lain.,

4. Waktu tanam Jagung Manis

     Waktu tanam yang baik adalah sebagai berikut:

a. jagung ditanam pada musim hujan/ permulaan musim hujan yaitu. pada bulan September/Nopember. Pengerjaan tanah hendaknya dilakukan jauh sebelumnya, sehingga tanah dalam keadaan siap tanam. Pada waktu hujan sudah mulai turun. Kelambatan penanaman jagung labuhan sampai dengan bulan Desember mengakibatkan tanaman menderita serangan penyakit bulai (Downy mildew) yang berat dan dapat mengakibatkan kegagalan total. Penanaman jagung ditegalan dapat pula dilakukan, pada musim. marengan/saat musim hujan hampir berakhir, pada bulan Februari – April.

b. Ditanah sawah biasanya jagung ditanam dalam tiga musirn yaitu pada musim labuhan, sebelum padi musim penghujan ditanam, pada musim marengan setelah padi musim penghujan dipanen dan juga pada musim kemarau. Untuk peneneman musim labuhan sebaiknya digunakan varitas Genjah atau varitas unggul agak dalam yang dipungut muda, sehingga tersedia cukup waktu untuk persiapan penanaman padi sawah.

5. Cara bertanam dan pemeliharaan tanaman.

a. Pengolahan tanah:

  Pada waktu pengolahan, keadaan tanah hendaknya tidak terlampau basah tetapi harus cukup lembab sehingga mudah dikerjakan, dan tidak lengket, sampai tanah menjadi cukup gembur. Pada tanah-tanah berpasir atau tanah ringan tidak banyak diperlukan pengerjaan tanah. Pada tanah-tanah berat dengan kelebihan air, perlu dibuat saluran penuntas air. Pembuatan saluran dan pembumbunan yang tepat dapat menghindarkan terjadinya genangan air yang sangat merugikan bagi pertumbuhan tanaman jagung.

  Pengolahan tanah untuk jagung labuhan harus tepat dan cepat dapat dilakukan karena hujan kadangkala datang lebih awal. Bilamana tidak sempat untuk mengerjakan tanah secara keseluruhan karena waktu tanam mendesak, maka pengerjaan tanah dapat dilakukan hanya pada barisan yang akan ditanami saja sedalam 15 – 20 cm sampai tanah menjadi cukup gembur. Berdasarkan hasil penelitian pada tanah: latosol dan aridosol cara ini memberikan hasil yang tidak berbeda nyata dengan pengerjaan tanah yang biasa.

b. Jarak tanam

   Variati yang berbeda umurnya mempunyai optimum populasi yang berbeda. Bagi varitas yang berumur dalam (± 110 hari) seperti Harapan Bogor, Composite populasi optimum adalah ± 50.000 tanaman/ha, ditanam dengan jarak 100 x 40 cm. dengan 2 tanaman per lubang atau 75 x 25 cm dengan 1(satu) tanaman per lubang. Varitas yang berumur tengahan (80 – 90 hari) seperti Panjalinan dan Genjah Kretek, optimum populasi adalah t 70.000. tanaman/ha, ditanam dengan jarak tanam 75 x 20 cm dengan 1 (satu) tanaman per lubang.

Artikel Tekanan Darah

Rasa Pedah Turunkan Tekanan Darah

      Suka makanan yang pedas? Ada kabar gembira buat penggemar makanan pedas bebrumbu cabai dan aneka rempah. Tidak hanya bisa membuat tubuh lebih segar, keringat mengucur dan efek enak di lidah, cabai juga punya khasiat dahsyat, terutama buat pengidap tekanan darah tinggi.

      Banyak orang tak enak makan jika tak ada sambal atau rasa pedas cabai. Meskipun harga cabai sedang melambung naik, tetap saja diburu oleh penggemar sambal. Ada yang terasa kurang lengkap, kurang semangat jika makan tanpa cabai atau rasa pedas menggigit. Bukan hanya memberi rasa pedas, cabai juga mempunyai manfaat, mampur menurunkan tekanan darah!

     Berdasarkan hasil penelitian terbaru,  makanan pedas dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Para peneliti, Third Military Medical University, menemukan adanya senyawa yang terkandung dalam cabai yang dikenal dengan capsaicin (8-methyl-N-vanillyl-6-nonenamide). Senayawa ini mampu mengendurkan pembuluh darah.

     Dalam tes laboratorium, seekor tikus yang mengidap hipertensi, diberi senyawa capsaicin, dan diamati perkembangannya. Ditemukan  adanya penurunan tekanan darah pada hewan pengerat lebih rendah dari waktu ke waktu.

    Temuan tersebut diterbitkan dalam Cell Metabolism Journal, yang menunjukan unsur capsaicin yang dapat memicu kenaikan produksi oksida nitrat – molekul gas yang memiliki kemampuan melindungi peradangan pada pembuluh darah.

      Namun, butuh studi lebih lanjut yang diperlukan untuk menentukan jumlah konsumsi cabai per hari yang harus dimakan, untuk mendapatkan manfaat kesehatan tersebut. Tekanan darah tinggi kadang tidak memberikan tanda jelas akan datangnya serangan stroke, jantung dan gangguan ginjal. Kini, penyakit jantung sudah menjadi penyakit memarikan nomor 1 di dunia.
Valentine's Day Pumping Heart